Jadwal shift dipakai sistem untuk menentukan apakah karyawan datang tepat waktu atau terlambat saat absen -- lihat menu Karyawan → Jadwal Shift.
Dua Jenis Jadwal
- Pola Mingguan -- berulang otomatis tiap minggu untuk hari yang sama. Cocok untuk karyawan dengan jam kerja tetap, mis. Senin-Sabtu jam 08:00-16:00.
- Override Tanggal Tertentu -- berlaku untuk satu tanggal spesifik saja, dan selalu menang dibanding pola mingguan pada tanggal itu. Cocok untuk pengecualian, mis. masuk lebih siang karena ada acara, atau shift tambahan di hari libur.
Membuat Pola Mingguan
- Tekan Tambah, pilih Karyawan yang dituju.
- Pilih Jenis Jadwal Pola Mingguan (berulang tiap minggu).
- Pilih Hari (Senin s/d Minggu).
- Isi Jam Mulai dan Jam Selesai.
- Simpan.
Membuat Override Tanggal Tertentu
- Tekan Tambah, pilih Karyawan.
- Pilih Jenis Jadwal Override Tanggal Tertentu.
- Pilih Tanggal yang dimaksud, lalu isi jam kerja untuk tanggal itu.
- Simpan -- jadwal ini otomatis dipakai untuk tanggal tersebut, menggantikan pola mingguan yang mungkin sudah ada.
Menandai Libur
Untuk menandai karyawan libur di suatu tanggal (tidak ada shift sama sekali), buat baris Override di tanggal itu lalu matikan toggle Aktif -- tidak perlu menghapus baris jadwal, cukup nonaktifkan.
Kaitan dengan Absensi
Jam mulai pada jadwal shift hari itu (ditambah Toleransi Keterlambatan yang diatur di menu Profil Outlet) menjadi batas waktu karyawan dianggap tepat waktu saat absen masuk. Kalau karyawan tidak punya jadwal sama sekali untuk hari itu, absennya tidak dihitung terlambat/tepat waktu. Lihat panduan Absen dengan QR Code untuk detailnya.